Ikatan Dokter Indonesia (The Indonesian Medical Association) disingkat IDI didirikan di Jakarta pada tanggal 24 Oktober 1950. IDI adalah organisasi profesi dokter yang bersifat nasional dan independen.

 

Peran dokter Indonesia dapat terlaksana dengan jiwa dan semangat gerakan Boedhi Oetomo pada tahun 1908 serta jiwa dan semangat Persaudaraan Dokter Indonesia (vereniging van inlandische artsen) yang terwujud sejak 1911, dilanjutkan dengan menggalang seluruh potensi yang dimiliki dalam satu organisasi. Jiwa dan semangat Boedhi Oetomo dan Persaudaraan Dokter Indonesia ini telah mengilhami Ikatan Dokter Indonesia lahir, tumbuh dan berkembang menjadi Organisasi yang memiliki nilai-nilai profesionalisme, integritas etik dan moral, pengabdian, independen dan kesejawatan untuk melakukan upaya-upaya memajukan, menjaga dan meningkatkan harkat dan martabat Dokter Indonesia serta menjadi bagian dalam memajukan kesejahteraaan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia sebagai tujuan dan cita-cita Ikatan Dokter Indonesia.

 

Dasar dan Asas

IDI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dan berasaskan ketuhanan Yang Maha Esa, perikemanusiaan, musyawarah, keadilan, kesejawatan, dan profesionalisme yang dijiwai oleh sumpah dokter dan kode etik kedokteran Indonesia.

 

Tujuan dan Usaha

Tujuan

  1. Mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia sebagaimana dimaksud dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  2. Memadukan segenap potensi dokter di Indonesia, meningkatkan harkat, martabat, dan kehormatan diri dan profesi kedokteran di Indonesia, mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran, dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan rakyat Indonesia menuju masyarakat sehat dan sejahtera

Usaha

Membina dan mengembangkan kemampuan untuk meningkatkan profesionalisme dan peran sebagai agen pembaharu (agent of change) terutama dalam advokasi kesehatan, melalui:

  1. Memelihara dan membina terlaksananya sumpah dokter dan kode etik kedokteran Indonesia.
  2. Meningkatkan mutu pendidikan profesi kedokteran, penelitian dan pengembangan ilmu kedokteran, serta ilmu-ilmu yang berhubungan dengan kedokteran.
  3. Memperjuangkan dan memelihara kepentingan serta kedudukan dokter di Indonesia sesuai dengan harkat dan martabat profesi kedokteran.
  4. Bermitra dengan semua pihak terkait dalam pengembangan kebijakan kesehatan.
  5. Memberdayakan masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatannya.
  6. Mengadakan hubungan kerjasama dengan badan-badan lain, pemerintah atau swasta, di dalam negeri atau di luar negeri yang mempunyai tujuan yang sama atau selaras.
  7. Melaksanakan usaha-usaha untuk kesejahteraan anggota.
  8. Melaksanakan usaha lain yang berguna untuk mencapai tujuan sepanjang tidak bertentangan dengan sifat dan dasar organisasi.